Warga Negara Asing Akan Menampilkan Kebudayaan Sunda



Warga Negara Asing Akan Menampilkan Kebudayaan Sunda


Sebanyak 59 warga negara asing (WNA) dari 39 negara akan tampil membawakan kebudayaan Sunda dalam acara "Indonesia Channel" yang diadakan oleh Kementerian Luar Negeri. Acara yang telah dilaksanakan sejak tahun 2006 secara rutin ini akan diadakan di The Venue El Dorado, Bandung, pada hari Jumat (29/7) mendatang.

Kegiatan ini merupakan penutupan program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) yang dilaksanakan oleh Kemenlu. "Program ini bertujuan untuk mengenalkan budaya Indonesia kepada dunia internasional. Selain itu, program ini juga dapat mempererat hubungan diplomatis antarnegara yang telah diundang untuk mengikuti program ini," kata Devdy Risa dari Kemenlu yang ditemui di tempat latihan para WNA.

BSBI telah berlangsung selama tiga bulan. Selama tiga bulan itu, para WNA dimasukkan ke dalam 4 sanggar yang ada di Indonesia, yaitu Saung Angklung Udjo Bandung, Studio Tydif Surabaya, Sanggar Semarandana Bali, dan P4TK Sleman. "Dalam waktu tiga bulan, mereka diajak untuk melebur dengan masyarakat Indonesia dan juga berlatih seni tari, seni musik, dan seni rupa," papar Devdy.

WNA berasal dari berbagai negara, seperti Fiji, Australia, Jepang, China, Afrika Selatan, Amerika Serikat, Inggris, Spanyol, dan Rusia. Sejak pertama kali dilaksanakan, program ini telah menghasilkan 325 alumni di berbagai belahan dunia. Bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di negara-negara tersebut, Kemenlu melakukan seleksi berdasarkan keinginan dan hasrat para peserta untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang Indonesia, khususnya di bidang seni dan budaya.

Kemenlu menargetkan 1500 penonton akan hadir dalam Indonesia Channel. "Kami berharap mayoritas pengunjung adalah remaja dan mahasiswa, agar mereka dapat melihat kebudayaan Indonesia dalam kemasan yang berbeda," tambahnya. Program ini akan terus berlangsung tiap tahunnya, dan diharapkan dapat berkembang lebih baik daripada tahun-tahun sebelumya.



Sumber :http://nationalgeographic.co.id
July 28, 2011
Posted by Ashari Riski

MoU Keamanan Perbatasan Ditandatangani

SURABAYA, KOMPAS.com — Lima kabupaten di wilayah perbatasan Jawa Timur akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan kabupaten perbatasan di Jawa Tengah. MoU itu untuk memerinci pelaksanaan teknis di lapangan terkait penegakan peraturan daerah (perda) di wilayah perbatasan antarprovinsi.Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Asyhar, mengatakan, lima kabupaten yang akan menandatangan MOU untuk pengamanan wilayah perbatasan adalah Tuban, Bojonegoro, Ngawi, Magetan, dan Pacitan.
"Bojonegoro MoU dengan Rembang, Bojonegoro dengan Blora, Ngawi dengan Sragen, Magetan dengan Karang Anyar, dan Pacitan MoU dengan Wonogiri," ujar Asyhar ditemui di Surabaya, Jawa Timur, Senin (25/7/2011).
Menurut Asyhar, MoU itu merupakan tindaklanjut dari MoU yang diteken Kepala Satpol PP Jawa Timur Dwi Sisparyanto dengan Kepala Satpol PP Jawa Tengah M Arief Irwanto pada 16 Juni lalu di Yogyakarta.
Untuk memastikan pengamanan apa saja yang akan digarap bersama, selama dua hari mulai Minggu (24/7/2011) malam hingga Senin (25/7/2011) sore, Kepala Satpol PP dan Kepala Bagian Kerja Sama se-Jawa Timur, Kepala Satpol PP Kabupaten di Jawa Tengah yang wilayahnya berbatasan dengan Jawa Timur berkumpul di Hotel Utami, Jalan Raya Juanda, Sidoarjo, untuk membahas masalah tersebut. "Jadi, semua kisi-kisi teknisnya akan dibahas semua di Utami," jelasnya.
Kepala Bidang Program Kantor Satpol PP Jawa Timur, Sunarto, menambahkan, penegakan perda bersama-sama sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah perbatasan antara Jawa Timur dan Jawa Tengah tersebut dituangkan dalam sepuluh perjanjian.
Isi perjanjian itu di antaranya penegakan perda terkait peredaran minuman keras, pengemis gelandangan dan orang terlantar, tertib administrasi kependudukan, penambangan bahan galian golongan C, penyandang masalah kesejahteraan sosial, pembuangan limbah, penanganan pengaduan, pertukaran informasi pemulangan ke daerah asal, dan patroli terpadu.(Mujib Anwar)
July 26, 2011
Posted by Ashari Riski

Telkomsel Jatim Modernisasi Jaringan

 


Provinsi Jawa Timur (Jatim) selalu jadi perhatian serius para operator telekomunikasi, tak terkecuali tiap menjelang Ramadhan dan Lebaran.


Selain membidik lonjakan pendapatan dari aktivitas dan pergerakan manusia, para operator juga tidak mau mengambil risiko anjloknya citra hanya karena banyak masyarakat dari kota yang tidak mendapat sinyal komunikasi seluler saat berada di daerah. Menurut GM Network Operation Telkomsel Regional Jatim Galumbang Pasaribu, akan ada 9,5 juta pelanggan Telkomsel yang berkomunikasi selama periode mudik Lebaran di Jawa Timur.
"Meski semua berkomunikasi dalam waktu bersamaan, namun kapasitas jaringan yang terpakai baru sekitar 88 persen saja. Jadi, pelayanan kami masih aman," ujarnya didampingi Manager Corporate Communications Telkomsel Area Jawa Bali Sri Ambar Yusmeniwati di Surabaya, kemarin.
Tak puas hanya dengan menyediakan kapasitas jaringan, operator pelat merah ini juga melakukan modernisasi (upgrading) perangkat. Bahkan, di Kabupaten Pacitan, yang selama ini tidak begitu menjadi perhatian operator telekomunikasi lainnya, justru menjadi wilayah pertama untuk kegiatan modernisasi seluruh infrastruktur Telkomsel.
Tidak mengherankan bila seluruh menara pemancar telekomunikasi (base transceiver station/BTS) Telkomsel di wilayah terpencil kini sudah bisa mendukung penggunaan teknologi terkini mulai dari telepon, SMS, hingga layanan data. Hasilnya langsung terasa. Telkomsel mengklaim penggunaaan layanan data (internet) di Pacitan melonjak hingga 40 persen setelah modernisasi jaringan.
Bukan hanya itu, Telkomsel saat ini juga sedang mengusahakan agar transmisi di daerah asal Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini dibuat berlapis. Ini dikarenakan tingkat kepadatan komunikasi di wilayah yang sedang menggeliat ini cenderung terus meningkat.
Namun, perlakuan istimewa terhadap Pacitan bukan semata-mata berdasarkan daerah asal Presiden SBY. Wilayah Pacitan yang berbukit-bukit dan rawan longsor memang membutuhkan fasilitas yang lebih banyak dibanding daerah lain. "Kami ingin komunikasi pelanggan tetap nyaman, termasuk ketika salah satu BTS terbawa tanah longsor," ujarnya.
Keluhan tanah labil ini sebetulnya bukan hanya dirasakan Telkomsel. BTS milik operator telekomunikasi lain juga kerap menjadi "makanan" tanah longsor. Tak mau ambil risiko, Telkomsel sendiri selalu aktif melakukan antisipasi untuk mencegah kemungkinan terburuk.
Menyusul Pacitan, secara bertahap, Telkomsel terus melakukan modernisasi jaringan. Hingga saat ini modernisasi sudah menjangkau 50 persen jaringan yang ada. Hingga menjelang Lebaran atau akhir Agustus 2011, sebanyak 90 persen jaringan Telkomsel di Jatim dengan dukungan 9.000 BTS 2G dan 5.000 BTS 3G sudah dimodernisasi.
Kini, Telkomsel Jatim hanya perlu memetakan pola lonjakan komunikasi menghadapi periode Puasa dan Lebaran tahun ini. Bila mengacu tahun sebelumnya, lonjakan komunikasi akan terasa saat arus mudik dimulai untuk berziarah menjelang Ramadhan dan sejak H-3 Lebaran untuk bersilaturahmi.
Untuk mendukung kualitas jaringan, Telkomsel menambah kapasitas di berbagai wilayah tujuan mudik lain, seperti Gresik, Madiun, Banyuwangi, Kediri, Lamongan, Jember, dan Banyuwangi. Telkomsel juga siap mengirim BTS Mobile (combat) ke objek wisata serta pintu kedatangan (bandara, pelabuhan, terminal, dan stasiun) yang biasanya selalu ada lonjakan.
Pihaknya juga mulai membentuk Satgas Lebaran yang ditugaskan memantau jaringan selama 24 jam. "Semua personel Network Operation Telkomsel Jatim, tidak kami perkenankan cuti selama Lebaran. Ini karena banyak masyarakat yang membutuhkan mereka," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Telkomsel juga mengimbau pemudik untuk memanfaatkan T-Cash untuk memberi kenyamanan dan keamanan saat mudik Lebaran. Hingga saat ini, produk dompet elektronik itu baru digunakan 5,7 juta dari total lebih dari 100 juta pelangan Telkomsel. "Produk alat pembayaran seperti T-Cash tidak dimiliki operator lain. Maklum bila banyak masyarakat yang tidak tahu," ujarnya.

Posted by Ashari Riski

Pemilik Sumur Tiban di Pacitan Tidak Tahu Airnya Berkhasiat

Pacitan - Kemunculan sumur tiban di Pacitan bukan hanya mengejutkan warga sekitar namun juga membuat Bejo, si penemu kebingungan. Pasalnya, banyak orang yang mendatangi rumahnya dan minta air untuk obat.

Akibatnya, Bejo harus rela naik turun gunung puluhan kali per hari menuju lokasi. Dia pun mengaku rela melakukannya karena medan menuju tempat keberadaan sumur tiban relatif berat. Sebab posisinya berada di lereng dengan jalan setapak.

"Mesakke menawi mundhut piyembak. Pramila kula pendhetaken dateng belik (Kasihan kalau harus mengambil sendiri. Makanya saya ambilkan ke sumur)," kata Bejo, penemu sekaligus pemilik lahan kepada wartawan.

Semula, dirinya tidak mengetahui jika air dari sumber yang ditemukan diyakini memiliki khasiat penyembuhan. Dia pun hanya bermaksud menjadikannya sebagai sumber untuk pengairan tanaman buncis miliknya.

Namun lantaran makin banyak orang yang datang, dia mengurungkan niat itu. Sebagai gantinya, Bejo siang malam harus berada di areal sumur untuk menjaga sekaligus antisipasi jika ada orang yang membutuhkannya.

Sebenarnya, terang Bejo, aspek mistis yang menyertai munculnya sumur tiban terjadi secara tidak sengaja. Ini menyusul adanya seorang warga yang saat melintas lokasi tersebut sedang mengidap pusing-pusing.

Mengetahui ada sumber air, orang tersebut meminum serta mencuci muka. Pengakuannya, setelah melakukan kedua hal tersebut tubuhnya mendadak bugar tanpa keluhan apa-apa. Kabar tersebut lalu menyebar kemana-mana.

"Kula piyambak mboten ngertos. Namine nggih tiyang nggunung mboten paham sing ngoten-ngoten niku (saya sendiri tidak tahu. Namanya orang desa, tidak faham yang seperti itu)," tuturnya lugu.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah sumur tiban ditemukan warga Dusun Klitik Desa Kasihan Kecamatan Tegalombo, Pacitan. Anehnya, lokasi penemuan berada di lahan kritis tandus dan terjal.

Hingga saat ini ratusan orang telah datang ke areal tersebut, baik untuk sekedar melihat ataupun berobat.

Keberadaan sumur tiban sendiri berada di lokasi yang relatif sulit dijangkau. Sebagai ilustrasi, saat hendak menuju lokasi, detiksurabaya.com harus berjalan kaki sejauh 1 Km lebih dengan medan menurun dan jalan setapak.

Ini setelah melewati jalan berbatu sejauh hampir 2 Km menggunakan kendaraan roda dua. Setibanya di permukiman, sepeda motor dititipkan di rumah warga dan dilanjutkan jalan kaki hingga dengan lokasi.

(fat/fat)



sumber: detikSurabaya.com 
Posted by Ashari Riski

Jumlah Air Terbesar di Antariksa





Jumlah Air Terbesar di Antariksa

ESO/M. Kornmesser
Jumlah air terbanyak di antariksa ditemukan dalam bentuk awan berumur 12 miliar tahun dan mengandung air 140 triliun kali jumlah seluruh air yang ada laut Bumi. Temuan oleh sekelompok astronom yang dipimpin Matt Bradford dari NASA ini menunjukkan bahwa air sudah ada sejak pembentukan alam raya.

"Temuan ini membuat teori munculnya air satu milar tahun lebih dekat ke peristiwa 'Big Bang'," kata Alberto Bolatto dari University of Maryland. 

Astronom menemukan awan tersebut menggunakan dua teleksop yang berbeda--satu teleskop di Hawaii, lainnya di California. Saat pencarian, mereka sudah berteori bahwa uap air sudah muncul di awal-awal pembentukan jagat raya. Bagi mereka temuan ini bukan hal yang mengejutkan. "Ini cuma bukti lain," kata Bradford. Yang mengejutkan bagi mereka adalah ukurannya yang sangat besar.

Awan tersebut mengelilingi lubang hitam besar--disebut kuasar--yang dikenal dengan nama APM 08279+5255. Awan tersebar di lubang hitam dengan jarak beberapa ribu tahun cahaya. Temperatur di awan diperkirakan minus 53 derajat Celcius dan kepekatannya 300 triliun kali atmosfer Bumi.

Lubang hitam yang lokasinya 12 miliar tahun cahaya dari Bumi tersebut memiliki ukuran 20 miliar kali lebih besar dari matahari dengan energi yang jauh lebih besar pula.

Temuan uap air dalam jumlah besar yang mengelilingi APM 08279+5255 juga membuka pengetahuan baru tentang kuasar. "Tampaknya ada gas yang cukup banyak bagi lubang hitam sebelum lubang itu membesar enam kali lipat ukurannya sekarang. Kepastian hal tersebut akan terjadi masih belum jelas. Beberapa gas bisa terbentuk menjadi bintang atau malah terlontar dari kuasar," demikian dijelaskan dalam laporan yang diterbitkan Astrophysical Journal Letters.
(Sumber: Space.com)
Posted by Ashari Riski

Everest Diukur Ulang





Everest Diukur Ulang

Matt Wier
Gunung Everest akan diukur kembali tingginya oleh pemerintah Nepal. Keputusan tersebut diambil untuk mengetahui secara pasti ketinggian Everest, yang saat ini diklaim berbeda oleh beberapa negara.

Pemerintah Nepal mengaku memiliki teknologi terkini untuk melakukan pengukuran. Mereka akan menggunakan satelit GPS dan beberapa stasiun yang ditempatkan di tiga lokasi. "Pengukuran akan memakan waktu dua tahun," kata Gopal Giri, juru bicara Land Reforms Ministry.


Selama ini, Nepal mengakui ketinggian Everest 8.848 meter di atas permukaan laut. Meskipun demikian China mengklaim bahwa ketinggian Everest "hanya" 8.844 meter di atas permukaan laut. Perbedaan itu terjadi karena China menganggap batu tertinggi yang menjadi puncaknya, tidak termasuk lapisan es.

Hasil pengukuran tidak akan mengubah status Everest sebagai puncak tertinggi di Bumi. Puncak tertinggi kedua adalah K2 alias Chogori yang berada di China dan Pakistan.
(Sumber: Planetsave.com, OurPlanet)
Posted by Ashari Riski

Perjalanan Lintas Waktu Mustahil Terjadi

Perjalanan lintas waktu mustahil dilakukan. Kesimpulan itu dikemukakan oleh peneliti dengan mengajukan bukti bahwa foton tidak dapat melaju melampaui kecepatan cahaya.

Tim peneliti dari Hong Kong University of Science and Technology yang dipimpin Du Shengwang membuktikan, sebuah foton selalu tunduk pada teori Einstein yang menyebutkan bahwa tidak ada sesuatu pun yang bisa bergerak melebihi kecepatan cahaya. Dengan demikian, perjalanan lintas waktu hanya mungkin terjadi dalam kisah fiksi ilmiah.

Studi yang dilakukan profesor Du berhasil mendemonstrasikan sebuah foton juga mematuhi hukum lalu lintas semesta, seperti yang terjadi pada gelombang elektromagnetik. Studi itu menunjukkan, sebuah foton mematuhi batas kecepatan 'c' yang esuai dengan hukum sebab-akibat Einstein yaitu, sebuah efek tidak bisa terjadi mendahului penyebabnya.

Lebih lanjut, Du mengatakan, "Bukti studi ini bisa menjadi bekal untuk mengakhiri perdebatan tentang kecepatan informasi yang dapat diangkut sebuah foton". 

Hasil studi profesor Du bersama timnya ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Physical Review Letters
(Sumber: Discovery News)
Posted by Ashari Riski

Tsunami 2004 Bukan Pertama Bagi Aceh

Tsunami yang melanda Aceh pada 2004 lalu bukan tsunami pertama yang pernah terjadi di Serambi Mekah. Berdasarkan riset yang dilakukan LIPI, Aceh pernah dilanda tsunami pada sekitar 600 tahun yang lalu.

Penelitian dilakukan dengan menganalisis endapan paleotsunami di daerah Meulaboh, Nanggroe Aceh Darussalam. "Dari situ terlihat bahwa pernah terjadi tsunami besar di Aceh sekitar 600 tahun silam," jelas Eko Yulianto, peneliti LIPI, pada Senin (25/7).

Data yang diungkapkan oleh Eko ini menepis anggapan bahwa Aceh belum pernah dilanda gempa Bumi di atas 9 skala Richter sebelum tahun 2004. "Sayang, hal ini ditemukan setelah musibah 2004. Jika ditemukan lebih cepat, sebenarnya jumlah korban gempa dan tsunami bisa diminimalisir," kata Eko.

Pendapat Eko didukung oleh Brian F. Atwater dari USGS. Brian memperkirakan bencana yang sama pernah terjadi pada sekitar tahun 1800. "Gelombang tsunami Aceh pada 2004 bukan yang pertama," katanya.

Pangandaran
Eko juga melakukan penelitian di tebing dekat Sungai Cikembulan, Pangandaran, Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan empat lapisan pasir yang disebutnya bisa menjadi bukti awal bahwa area tersebut pernah beberapa kali dilanda tsunami. Salah satu lapisan berupa lapisan pasir tebal yang terendap di atas lumpur mangrove. Dalam lapisan itu terdapat cangkang Foraminifera.

Temuan itu mengungkapkan bahwa kurang lebih 400 tahun yang lalu, di wilayah ini pernah terjadi tsunami. "Skalanya jauh lebih besar daripada tsunami 2006 lalu," kata Eko yang pakar paleotsunami. (Sumber: UGM)
Posted by Ashari Riski

Amy Winehouse Pernah Nyaris Mati di Pelukan Mantan Suami

Jakarta Blake Fielder-Civil mengaku sangat terpukul dengan kematian mantan istrinya, Amy Winehouse. Ia pun mengungkapkan, pelantun hits 'Rehab' itu sebelumnya pernah nyaris mati dipelukannya pada 2009 silam gara-gara narkoba.

Amy memang sudah sejak lama bermasalah dengan narkoba. Namun bukannya membantu, Blake yang selalu ada di sampingnya malah ikut "bersenang-senang" dengan barang haram tersebut. Hingga suatu ketika saat mereka tengah "berpesta", Blake melihat Amy kejang-kejang. Ia pun panik dan berusaha memberikan pertolongan darurat.

"Saya sangat panik. Saya tidak tahu bagaimana cara membantunya. Soalnya saya juga sedang dalam pengaruh obat-obatan. Saya hanya bisa tersedu-sedu dan menangis sekeras-kerasnya!" kisahnya seperti dilansir Daily Mail, Selasa (26/7/2011).

Blake mengisahkan, saat itu ia berlutut dan terus berusaha memberi pertolongan. Namun, Amy malah pingsan dan tampak berhenti bernapas. Ia pun kian panik dan yakin bahwa perempuan itu telah mati di depannya.

Walau sudah berpikir Amy mati dalam pelukannya, Blake masih berusaha. Ia membuka mulut Amy dan berusaha memberikan napas buatan. Awalnya tidak terjadi apa-apa. Namun setelah terus mencoba, usahanya itu pun membuahkan hasil.

"Ia kejang-kejang dan saya melihat dadanya mengembang. Saat itu saya tetap menangis dan sangat panik. Tapi saya merasa sedikit lega karena tahu ia masih hidup," ujarnya.

Untungnya seorang teman pasangan itu datang memberi pertolongan dengan menelepon taksi untuk membawanya ke rumah sakit terdekat. Walau sempat kritis, akhirnya nyawa Amy masih dapat diselamatkan.

Namun pengalaman mengerikan itu ternyata bukan kejadian terakhir. Sabtu (23/7/2011) ia ditemukan meregang nyawa di Camden, London, Inggris. Kuat dugaan bahwa kematiannya juga akibat penggunaan narkoba.

(dru/mmu)


sumber detik.com
Posted by Ashari Riski

Candi Mataram Kuno Ditemukan di Temanggung



Candi Mataram Kuno Ditemukan di Temanggung

Bekas pemukiman penduduk dan Candi Liangan peninggalan Mataram Kuno sekitar abad 9 ditemukan di Dukuh Liangan, Desa Purbosari, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Kedua situs ini berada 7 kilometer di bawah puncak Gunung Sindoro dan berada dalam  satu kompleks yang luasnya kurang lebih lima hektare.

Jejak adanya pemukiman diketahui dengan bekas rumah Mataram Kuno yang terbuat dari bahan kayu. Lantai dan dinding dari kayu, sedangkan atap dan usuk yang dibuat dari bambu. “Bekas rumah ini ditemukan telah menjadi arang. Meski begitu, struktur bangunannya masih berada dalam posisi semula. Hanya satu rumah yang strukturnya masih bagus, sedangkan lainnya berupa potongan-potongan, ” kata Kepala Balai Arkeologi Yogyakarta Siswanto saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (22/7).

Menurut Siswanto, rumah tersebut ditinggalkan penduduk saat terjadi bencana erupsi Gunung Sindoro. Dugaan ini muncul karena peredam rumah yang terletak di kanan kirinya berisi endapan tanah berupa endapan lahar panas.

Temuan lain di sekitarnya hingga Juni 2011 lalu adalah talut air dari batu putih dan andesit, pagar candi, arca, yoni, batu-batuan candi, serta keramik dari Dinasti Tang pada abad 9. Siswanto menjelaskan penemuan ini diketahui dari hasil penggalian pasar dan material batu-batuan  setinggi 3 hingga 6 meter oleh warga sekitar. “Sampai saat ini masih 1 hektare yang kami gali, namun penemuan masih dimungkinkan hingga mencapai 5 hektare lagi, ” papar Siswanto.

Siswanto mengatakan lokasi ini sudah dijelajahi sejak 2010. Daerah tersebut menarik karena banyak situs yang ditemukan.  Siswanto mengaku menemui kesulitan dalam penggalian situs karena posisi situs  berada di lereng gunung. Hal ini menyebabkan penggalian selalu menggunakan alat berat. Selain itu beberapa temuan  seperti arang sudah dijual masyarakat dan sebagian lagi tergerus oleh erosi.

Untuk melengkapi hasil analisis situs tersebut, Balai Arkeologi Yogyakarta tengah melakukan analisis materi dengan metode radiokarbon untuk mengetahui umur peninggalan tersebut. Analisis dilakukan di Bandung.

Lokasi temuan sudah dinyatakan sebagai situs penting Mataram Kuno. Pemerintah diharapkan menjadikannya zona konservasi dan zona pengembangan bagi masyarakat sekitar.
sumber: nationalgeoraphic.co.id
July 23, 2011
Posted by Ashari Riski

Malam Ini Ujian Pertama Timnas di PPD 2014

k2-kotakita.blospot.com
VIVAnews - Malam ini, Sabtu 23 Juli 2011, tim nasional Indonesia akan merajut asa untuk memetik kemenangan di kandang lawan dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2014. Lawan kali ini adalah tuan rumah Turkmenistan.

Bermodalkan latihan lima hari di bawah arsitek baru, Wim Rijsbergen, persiapan tim Merah Putih terbilang mepet. Di tambah, sejumlah persoalan membelit persiapan timnas sebelumnya.

Dari 26 pemain yang disiapkan, hanya 18 pemain yang akhirnya bisa terbang ke Turkmenistan. Beberapa pilar timnas justru mengalami cedera seperti  Irfan Bachdim, Hamka Hamzah, Kurnia Meiga. Sedangkan dua pemain yang siap tempur, Toni Sucipto dan Wahyu Wijiastanto justru tak bisa ikut bergabung karena masalah visa.

Tapi, Wim jauh-jauh hari sudah mengingatkan anak asuhnya. Pelatih asal Belanda ini menegaskan, pemainnya tidak boleh tertekan dengan situasi seperti ini.

"Perkembangan tim saat ini, para pemain semakin percaya diri," ujar Wim awal pekan lalu.

Wim pun berharap saat menjalani laga tandang berat nanti, anak-anak asuhnya dapat bermain lepas dan tidak merasa tertekan. "Saya berharap pemain tanpa tekanan. Para pemain harus siap bermain di bawah tekanan," kata Wim.

Fisik membaik

Meski dengan latihan dan persiapan yang mepet, namun dalam latihan terakhir timnas menunjukkan kabar yang menggembirakan. Fisioterapi Timnas, Mathias Ibo mengungkapkan dalam latihan terakhir ini, stamina para pemain mulai meningkat. "Saat ini, kondisi fisik pemain sudah 80 persen. Stamina meningkat dibanding sebelumnya," ujar Ibo.

Untuk terus meningkatkan stamina pemain, Ibo mengungkapkan pihaknya akan mengatur pola makan dan asupan gizi di waktu tersisa ini. "Pemain harus perbanyak vitamin dan istirahat," ujar Ibo.

Wim menganggap, dengan waktu persiapan yang minim, stamina pemain tidak bisa diharapkan dapat berada di level terbaik saat laga digelar. Namun, ia optimis para pemain dapat menampilkan laga terbaik.

Sebenarnya ini bukan kali pertama Timnas jumpa Turkmenistan. Dalam ajang Pra Piala Dunia 2006, Tim Garuda juga berada di Grup 8 bersama Turkmenistan.

Hasilnya, kedua tim saling menuai kemenangan di kandang sendiri. Bahkan, baik Turkmenistan dan Indonesia meraih kemenangan dengan skor yang identik.

Sama seperti sekarang, saat itu Indonesia harus tandang terlebih dahulu ke Turkmenistan. Pada laga 31 Maret 2004 itu, Timnas yang dilatih Ivan Kolev takluk 1-3. Dua gol Vladimir Bayramov dan Begench Kuliev hanya bisa dibalas oleh Budi Sudarsono pada menit 30.

Indonesia ganti menjadi tuan rumah pada 17 November 2004. Kali ini, Timnas yang dilatih Peter Withe sanggup mengandaskan Turkmenistan 3-1.

Ilham Jaya Kesuma menjadi bintang dalam pertandingan ini. Ilham yang kini memperkuat Mitra Kukar mencetak hat-trick pada menit 20, 47 dan 59. Tim tamu hanya bisa membalas satu gol lewat aksi Gurbangeldi Durdiyev.

Bukan hanya seimbang dalam skor pertandingan, dalam klasemen akhir Grup 8, baik Indonesia dan Turkmenistan sama-sama meraih 7 poin hasil 2 kemenangan, 1 imbang dan 3 kalah. Hanya saja, selisih gol Turkmenistan lebih baik.

Kini, tujuh tahun berselang, Indonesia dan Turkmenistan kembali bertemu, juga dalam ajang Pra Piala Dunia. Indonesia akan tandang terlebih dahulu ke Ashgabat pada 23 Juli 2011. Selanjutnya Tim Merah Putih ganti menjadi tuan rumah pada 28 Juli 2011. (ren)
Rekor pertemuan

09/03/2011
Pra-Olimpiade: Turkmenistan vs Indonesia 1-0

24/02/2011
Pra-Olimpiade: Indonesia vs Turkmenistan 1-3

31/03/2004
Kualifikasi Piala Dunia: Turkmenistan vs Indonesia 3-1

17/11/2004
Kualifikasi Piala Dunia: Indonesia vs Turkmenistan 3-1

• VIVAnews
Posted by Ashari Riski

Ditemukan Bukti Korupsi Pantai Pacitan

k2-kotakita.blogspot.com
PACITAN | SURYA Online - Alih fungi obyek wisata Pantai Teleng Ria Kabupaten Pacitan Jawa Timur, diduga terindikasi korupsi. Hal ini ditemukan tim investigasi yang dibentuk Kejaksaan Negeri (Kejari) Pacitan.
Salah seorang anggota tim, Hadi Waluyo, membenarkan pihaknya telah melakukan penyelidikan maupun pengumpulan data serta keterangan yang sangat mengerucut. “Ada beberapa bukti petunjuk baru, di luar data awal yang mereka peroleh dari pelapor, Abdul Muid Anwar,” katanya.
Informasi dari sumber kejaksaan menyebutkan, tindak pidana korupsi ditemukan karena ada unsur gratifikasi kepada pejabat lokal yang membidangi urusan kepariwisataan saat itu. Namun siapa pejabat yang bakal terseret, sumber itu enggan menyebutkan. “Belum ada tersangka, tetapi sudah ada beberapa pihak yang dibidik. Kami masih melakukan penajaman agar data yang dikumpulkan lengkap, kemudian dikaji,” ujarnya.
Sementara itu, Kejari akan menggunakan hasil penyidikan tersebut sebagai dasar penerbitan surat penetapan tersangka. Selain itu, hasil itu juga untuk menghitung jumlah kerugian negara akibat keputusan alih kelola tersebut.
Jika sesuai rencana, tim penyidik kembali akan memanggil sejumlah orang yang dinilai mengetahui proses alih fungsi pengelolaan. Kali ini, pihak yang akan dipanggil berasal dari pihak pengelola Pantai Teleng Ria.
Sebelumnya, kejaksaan masih fokus untuk memeriksa sejumlah pengambil kebijakan di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan untuk mengungkap dugaan korupsi dalam proses alih kelola salah satu objek wisata andalan “Kota 1001 Goa” tersebut.
Ia menolak membeberkan tentang apa saja yang menjadi isi materi penyidikan, seban hal tersebut malah berpotensi menghambat proses penyidikan itu sendiri. “Kami juga tahu sekarang ada undang-undang KIP (keterbukaan informasi publik). Tapi itu tidak berarti (semua) harus diinformasikan karena dapat menghambat penyidikan itu sendiri,” jawabnya.
Dugaan penyimpangan dan korupsi alih pengelolaan itu bermula dari digelarnya aksi demonstrasi mantan Wakil Bupati Pacitan periode 2001-2006, Abdul Muid Anwar tahun 2009. Saat itu, ia juga membawa satu bendel kertas yang diklaimnya sebagai bukti-bukti tindak penyelewengan dalam kasus alih kelola Pantai Teleng Ria.
Posted by Ashari Riski

Anggaran Minim Pacitan Tak Rekrut CPNS

PACITAN | SURYA Online - Karena minimnya anggaran yang dimiliki, Pemkab Pacitan Jawa Timur, menyatakan tidak akan merekrut CPNS baru selama 2011. Saat ini, jumlah PNS yang ada sebanyak 9.000 orang.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pacitan, Marwan mengatakan saat ini dari total anggaran yang ada sekitar Rp 700 miliar, sebanyak Rp 490 miliar untuk gaji PNS sisanya Rp 210 miliar untuk anggaran belanja langsung daerah. “Kami tidak mungkin menambah PNS baru, karena hanya akan membebani anggaran daerah, belanja publik bisa-bisa akan habis,” ujarnya, Minggu (17/7/2011).
Namun diakui Marwan, saat jumlah PNS memang kurang. Sebab berdasar rasio, idealnya jumlah PNS untuk Pacitan sebanyak 11 ribu orang. Sebab berdasar standar nasional, untuk melayani 600 ribu orang lebih, dibutuhkan minimal 11 ribu PNS. “Standar nasional juga menyebutkan, idealnya satu PNS melayani 50 orang warga,” ujar Marwan.
July 18, 2011
Posted by Ashari Riski

Everest Bukan Gunung Tertinggi di Dunia?


Puncak gunung Everest setingg 8.848 di atas permukaan laut (integrityengg.com)
Hampir semua orang tahu bahwa gunung Everest merupakan gunung tertinggi di planet Bumi. Pendaki dari seluruh penjuru dunia berlomba-lomba mendaki Everest untuk meraih gelar ‘Penakluk puncak tertinggi di dunia’ yang sangat prestisius. Seperti diketahui, puncak gunung Everest berada di ketinggian 8.848 meter di atas permukaan laut. Tingginya daratan di pucuk itu membuat gunung Everest mendapat predikat sebagai gunung dengan ketinggian nomor satu.
Meski demikian, tahukah Anda sebenarnya gunung Everest bukanlah gunung yang paling tinggi di Bumi?
Mauna Kea, gunung yang berada di kepulauan Hawaii, Amerika Serikat memiliki ketinggian 4.205 meter di atas permukaan laut. Puncak gunung ini jauh lebih rendah dari gunung Everest.
Akan tetapi, Mauna Kea sebenarnya merupakan gunung yang kakinya dimulai dari dasar laut. Dan jika diukur dari kaki gunung, secara total, tinggi Mauna Kea lebih dari 10 ribu meter. Bandingkan dengan gunung Everest yang hanya 8.848 meter dari kaki ke puncaknya.
Gunung Mauna Kea memiliki volume sebesar 3.200 kilometer kubik. Ukurannya yang sangat besar ini membuat gunung di sebelahnya, yakni Mauna Loa menekan dasar laut di bawahnya hingga 6 kilometer.
Mauna Kea, gunung tertinggi di dunia

Mauna Kea juga terus turun dan semakin rata karena beban yang ia tanggung. Adapun rata-rata penurunan ketinggian gunung ini mencapai 0,2 milimeter per tahun. Adapun sebagian besar massa gunung tersebut berada di puncaknya.
Saat ini, puncak tertinggi Mauna Kea yang 4.205 meter di atas permukaan laut hanya berselisih sekitar 35 meter dibanding puncak gunung sebelah, Mauna Loa yang tingginya 4.169 meter dari atas permukaan laut.





sumber :http//indonesianufohunterss.wordpress.com
Posted by Ashari Riski

Alasan Kenapa Hari Minggu Dijadikan Hari Libur Internasional


http://k2-kotakita.blogspot.com/


Tiap bangsa punya tradisi libur yang berbeda. Bangsa Arab menganggap hari Jum’at adalah hari untuk Ibadah sehingga bangsa Arab libur. Lain lagi bangsa Yahudi yang menganggap hari sabtu adalah hari ibadah, sehingga mereka libur pada hari Sabtu.

inilah Alasan kenapa Hari Minggu Dijadikan Hari Libur Internasional
Tradisi libur di hari Minggu berasal dari tradisi Romawi Kuno di Italia. Pada saat itu orang Romawi Kuno beribadah di hari Minggu. Oleh kerena itu,orang Romawi libur di hari Minggu. Selain itu, orang Romawi libur di hari minggu. Selain itu, orang Romawi selalu menandai hari libur dan hari penting lainnya dengan warna merah.

Waktu itu orang Romawi menguasai banyak Negara di Eropa. Kekuasaan Romawi sampai Belanda, Inggris, Prancis, Jerman, dan lain- lain. Tradisi libur di hari Minggu kemudian diterapkan di Negara- Negara jajahan Romawi.Termasuk Negara Belanda. Negara Belanda kemudian menjajah Indonesia selama 350 tahun. Orang- orang Belanda di Indonesia menerapkan tradisi libur di hari Minggu.

Sampai sekarang, tradisi libur di hari Minggu masih dipakai di Indonesia. Alasannya, selama 6 hari orang sudah bekerja keras dan perlu libur. Pemerintah Indonesia menetapkan hari Minggu sebagai libur Nasional. Kalender Indonesia juga mewarnai hari libur lainnya dengan warna merah. Tradisi libur di hari Minggu tetap dipakai di banyak Negara sampai sekarang. Termasuk juga menandai tanggal- tanggal penting dengan warna merah..
Sumber :
Posted by Ashari Riski
Powered by Blogger.

Popular Post

SMS GRATIS


- Copyright © riski ashari -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -