Archive for 2011-07-17

Candi Mataram Kuno Ditemukan di Temanggung



Candi Mataram Kuno Ditemukan di Temanggung

Bekas pemukiman penduduk dan Candi Liangan peninggalan Mataram Kuno sekitar abad 9 ditemukan di Dukuh Liangan, Desa Purbosari, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Kedua situs ini berada 7 kilometer di bawah puncak Gunung Sindoro dan berada dalam  satu kompleks yang luasnya kurang lebih lima hektare.

Jejak adanya pemukiman diketahui dengan bekas rumah Mataram Kuno yang terbuat dari bahan kayu. Lantai dan dinding dari kayu, sedangkan atap dan usuk yang dibuat dari bambu. “Bekas rumah ini ditemukan telah menjadi arang. Meski begitu, struktur bangunannya masih berada dalam posisi semula. Hanya satu rumah yang strukturnya masih bagus, sedangkan lainnya berupa potongan-potongan, ” kata Kepala Balai Arkeologi Yogyakarta Siswanto saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (22/7).

Menurut Siswanto, rumah tersebut ditinggalkan penduduk saat terjadi bencana erupsi Gunung Sindoro. Dugaan ini muncul karena peredam rumah yang terletak di kanan kirinya berisi endapan tanah berupa endapan lahar panas.

Temuan lain di sekitarnya hingga Juni 2011 lalu adalah talut air dari batu putih dan andesit, pagar candi, arca, yoni, batu-batuan candi, serta keramik dari Dinasti Tang pada abad 9. Siswanto menjelaskan penemuan ini diketahui dari hasil penggalian pasar dan material batu-batuan  setinggi 3 hingga 6 meter oleh warga sekitar. “Sampai saat ini masih 1 hektare yang kami gali, namun penemuan masih dimungkinkan hingga mencapai 5 hektare lagi, ” papar Siswanto.

Siswanto mengatakan lokasi ini sudah dijelajahi sejak 2010. Daerah tersebut menarik karena banyak situs yang ditemukan.  Siswanto mengaku menemui kesulitan dalam penggalian situs karena posisi situs  berada di lereng gunung. Hal ini menyebabkan penggalian selalu menggunakan alat berat. Selain itu beberapa temuan  seperti arang sudah dijual masyarakat dan sebagian lagi tergerus oleh erosi.

Untuk melengkapi hasil analisis situs tersebut, Balai Arkeologi Yogyakarta tengah melakukan analisis materi dengan metode radiokarbon untuk mengetahui umur peninggalan tersebut. Analisis dilakukan di Bandung.

Lokasi temuan sudah dinyatakan sebagai situs penting Mataram Kuno. Pemerintah diharapkan menjadikannya zona konservasi dan zona pengembangan bagi masyarakat sekitar.
sumber: nationalgeoraphic.co.id
July 23, 2011
Posted by Ashari Riski

Malam Ini Ujian Pertama Timnas di PPD 2014

k2-kotakita.blospot.com
VIVAnews - Malam ini, Sabtu 23 Juli 2011, tim nasional Indonesia akan merajut asa untuk memetik kemenangan di kandang lawan dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2014. Lawan kali ini adalah tuan rumah Turkmenistan.

Bermodalkan latihan lima hari di bawah arsitek baru, Wim Rijsbergen, persiapan tim Merah Putih terbilang mepet. Di tambah, sejumlah persoalan membelit persiapan timnas sebelumnya.

Dari 26 pemain yang disiapkan, hanya 18 pemain yang akhirnya bisa terbang ke Turkmenistan. Beberapa pilar timnas justru mengalami cedera seperti  Irfan Bachdim, Hamka Hamzah, Kurnia Meiga. Sedangkan dua pemain yang siap tempur, Toni Sucipto dan Wahyu Wijiastanto justru tak bisa ikut bergabung karena masalah visa.

Tapi, Wim jauh-jauh hari sudah mengingatkan anak asuhnya. Pelatih asal Belanda ini menegaskan, pemainnya tidak boleh tertekan dengan situasi seperti ini.

"Perkembangan tim saat ini, para pemain semakin percaya diri," ujar Wim awal pekan lalu.

Wim pun berharap saat menjalani laga tandang berat nanti, anak-anak asuhnya dapat bermain lepas dan tidak merasa tertekan. "Saya berharap pemain tanpa tekanan. Para pemain harus siap bermain di bawah tekanan," kata Wim.

Fisik membaik

Meski dengan latihan dan persiapan yang mepet, namun dalam latihan terakhir timnas menunjukkan kabar yang menggembirakan. Fisioterapi Timnas, Mathias Ibo mengungkapkan dalam latihan terakhir ini, stamina para pemain mulai meningkat. "Saat ini, kondisi fisik pemain sudah 80 persen. Stamina meningkat dibanding sebelumnya," ujar Ibo.

Untuk terus meningkatkan stamina pemain, Ibo mengungkapkan pihaknya akan mengatur pola makan dan asupan gizi di waktu tersisa ini. "Pemain harus perbanyak vitamin dan istirahat," ujar Ibo.

Wim menganggap, dengan waktu persiapan yang minim, stamina pemain tidak bisa diharapkan dapat berada di level terbaik saat laga digelar. Namun, ia optimis para pemain dapat menampilkan laga terbaik.

Sebenarnya ini bukan kali pertama Timnas jumpa Turkmenistan. Dalam ajang Pra Piala Dunia 2006, Tim Garuda juga berada di Grup 8 bersama Turkmenistan.

Hasilnya, kedua tim saling menuai kemenangan di kandang sendiri. Bahkan, baik Turkmenistan dan Indonesia meraih kemenangan dengan skor yang identik.

Sama seperti sekarang, saat itu Indonesia harus tandang terlebih dahulu ke Turkmenistan. Pada laga 31 Maret 2004 itu, Timnas yang dilatih Ivan Kolev takluk 1-3. Dua gol Vladimir Bayramov dan Begench Kuliev hanya bisa dibalas oleh Budi Sudarsono pada menit 30.

Indonesia ganti menjadi tuan rumah pada 17 November 2004. Kali ini, Timnas yang dilatih Peter Withe sanggup mengandaskan Turkmenistan 3-1.

Ilham Jaya Kesuma menjadi bintang dalam pertandingan ini. Ilham yang kini memperkuat Mitra Kukar mencetak hat-trick pada menit 20, 47 dan 59. Tim tamu hanya bisa membalas satu gol lewat aksi Gurbangeldi Durdiyev.

Bukan hanya seimbang dalam skor pertandingan, dalam klasemen akhir Grup 8, baik Indonesia dan Turkmenistan sama-sama meraih 7 poin hasil 2 kemenangan, 1 imbang dan 3 kalah. Hanya saja, selisih gol Turkmenistan lebih baik.

Kini, tujuh tahun berselang, Indonesia dan Turkmenistan kembali bertemu, juga dalam ajang Pra Piala Dunia. Indonesia akan tandang terlebih dahulu ke Ashgabat pada 23 Juli 2011. Selanjutnya Tim Merah Putih ganti menjadi tuan rumah pada 28 Juli 2011. (ren)
Rekor pertemuan

09/03/2011
Pra-Olimpiade: Turkmenistan vs Indonesia 1-0

24/02/2011
Pra-Olimpiade: Indonesia vs Turkmenistan 1-3

31/03/2004
Kualifikasi Piala Dunia: Turkmenistan vs Indonesia 3-1

17/11/2004
Kualifikasi Piala Dunia: Indonesia vs Turkmenistan 3-1

• VIVAnews
Posted by Ashari Riski

Ditemukan Bukti Korupsi Pantai Pacitan

k2-kotakita.blogspot.com
PACITAN | SURYA Online - Alih fungi obyek wisata Pantai Teleng Ria Kabupaten Pacitan Jawa Timur, diduga terindikasi korupsi. Hal ini ditemukan tim investigasi yang dibentuk Kejaksaan Negeri (Kejari) Pacitan.
Salah seorang anggota tim, Hadi Waluyo, membenarkan pihaknya telah melakukan penyelidikan maupun pengumpulan data serta keterangan yang sangat mengerucut. “Ada beberapa bukti petunjuk baru, di luar data awal yang mereka peroleh dari pelapor, Abdul Muid Anwar,” katanya.
Informasi dari sumber kejaksaan menyebutkan, tindak pidana korupsi ditemukan karena ada unsur gratifikasi kepada pejabat lokal yang membidangi urusan kepariwisataan saat itu. Namun siapa pejabat yang bakal terseret, sumber itu enggan menyebutkan. “Belum ada tersangka, tetapi sudah ada beberapa pihak yang dibidik. Kami masih melakukan penajaman agar data yang dikumpulkan lengkap, kemudian dikaji,” ujarnya.
Sementara itu, Kejari akan menggunakan hasil penyidikan tersebut sebagai dasar penerbitan surat penetapan tersangka. Selain itu, hasil itu juga untuk menghitung jumlah kerugian negara akibat keputusan alih kelola tersebut.
Jika sesuai rencana, tim penyidik kembali akan memanggil sejumlah orang yang dinilai mengetahui proses alih fungsi pengelolaan. Kali ini, pihak yang akan dipanggil berasal dari pihak pengelola Pantai Teleng Ria.
Sebelumnya, kejaksaan masih fokus untuk memeriksa sejumlah pengambil kebijakan di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan untuk mengungkap dugaan korupsi dalam proses alih kelola salah satu objek wisata andalan “Kota 1001 Goa” tersebut.
Ia menolak membeberkan tentang apa saja yang menjadi isi materi penyidikan, seban hal tersebut malah berpotensi menghambat proses penyidikan itu sendiri. “Kami juga tahu sekarang ada undang-undang KIP (keterbukaan informasi publik). Tapi itu tidak berarti (semua) harus diinformasikan karena dapat menghambat penyidikan itu sendiri,” jawabnya.
Dugaan penyimpangan dan korupsi alih pengelolaan itu bermula dari digelarnya aksi demonstrasi mantan Wakil Bupati Pacitan periode 2001-2006, Abdul Muid Anwar tahun 2009. Saat itu, ia juga membawa satu bendel kertas yang diklaimnya sebagai bukti-bukti tindak penyelewengan dalam kasus alih kelola Pantai Teleng Ria.
Posted by Ashari Riski

Anggaran Minim Pacitan Tak Rekrut CPNS

PACITAN | SURYA Online - Karena minimnya anggaran yang dimiliki, Pemkab Pacitan Jawa Timur, menyatakan tidak akan merekrut CPNS baru selama 2011. Saat ini, jumlah PNS yang ada sebanyak 9.000 orang.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pacitan, Marwan mengatakan saat ini dari total anggaran yang ada sekitar Rp 700 miliar, sebanyak Rp 490 miliar untuk gaji PNS sisanya Rp 210 miliar untuk anggaran belanja langsung daerah. “Kami tidak mungkin menambah PNS baru, karena hanya akan membebani anggaran daerah, belanja publik bisa-bisa akan habis,” ujarnya, Minggu (17/7/2011).
Namun diakui Marwan, saat jumlah PNS memang kurang. Sebab berdasar rasio, idealnya jumlah PNS untuk Pacitan sebanyak 11 ribu orang. Sebab berdasar standar nasional, untuk melayani 600 ribu orang lebih, dibutuhkan minimal 11 ribu PNS. “Standar nasional juga menyebutkan, idealnya satu PNS melayani 50 orang warga,” ujar Marwan.
July 18, 2011
Posted by Ashari Riski

Everest Bukan Gunung Tertinggi di Dunia?


Puncak gunung Everest setingg 8.848 di atas permukaan laut (integrityengg.com)
Hampir semua orang tahu bahwa gunung Everest merupakan gunung tertinggi di planet Bumi. Pendaki dari seluruh penjuru dunia berlomba-lomba mendaki Everest untuk meraih gelar ‘Penakluk puncak tertinggi di dunia’ yang sangat prestisius. Seperti diketahui, puncak gunung Everest berada di ketinggian 8.848 meter di atas permukaan laut. Tingginya daratan di pucuk itu membuat gunung Everest mendapat predikat sebagai gunung dengan ketinggian nomor satu.
Meski demikian, tahukah Anda sebenarnya gunung Everest bukanlah gunung yang paling tinggi di Bumi?
Mauna Kea, gunung yang berada di kepulauan Hawaii, Amerika Serikat memiliki ketinggian 4.205 meter di atas permukaan laut. Puncak gunung ini jauh lebih rendah dari gunung Everest.
Akan tetapi, Mauna Kea sebenarnya merupakan gunung yang kakinya dimulai dari dasar laut. Dan jika diukur dari kaki gunung, secara total, tinggi Mauna Kea lebih dari 10 ribu meter. Bandingkan dengan gunung Everest yang hanya 8.848 meter dari kaki ke puncaknya.
Gunung Mauna Kea memiliki volume sebesar 3.200 kilometer kubik. Ukurannya yang sangat besar ini membuat gunung di sebelahnya, yakni Mauna Loa menekan dasar laut di bawahnya hingga 6 kilometer.
Mauna Kea, gunung tertinggi di dunia

Mauna Kea juga terus turun dan semakin rata karena beban yang ia tanggung. Adapun rata-rata penurunan ketinggian gunung ini mencapai 0,2 milimeter per tahun. Adapun sebagian besar massa gunung tersebut berada di puncaknya.
Saat ini, puncak tertinggi Mauna Kea yang 4.205 meter di atas permukaan laut hanya berselisih sekitar 35 meter dibanding puncak gunung sebelah, Mauna Loa yang tingginya 4.169 meter dari atas permukaan laut.





sumber :http//indonesianufohunterss.wordpress.com
Posted by Ashari Riski

Alasan Kenapa Hari Minggu Dijadikan Hari Libur Internasional


http://k2-kotakita.blogspot.com/


Tiap bangsa punya tradisi libur yang berbeda. Bangsa Arab menganggap hari Jum’at adalah hari untuk Ibadah sehingga bangsa Arab libur. Lain lagi bangsa Yahudi yang menganggap hari sabtu adalah hari ibadah, sehingga mereka libur pada hari Sabtu.

inilah Alasan kenapa Hari Minggu Dijadikan Hari Libur Internasional
Tradisi libur di hari Minggu berasal dari tradisi Romawi Kuno di Italia. Pada saat itu orang Romawi Kuno beribadah di hari Minggu. Oleh kerena itu,orang Romawi libur di hari Minggu. Selain itu, orang Romawi libur di hari minggu. Selain itu, orang Romawi selalu menandai hari libur dan hari penting lainnya dengan warna merah.

Waktu itu orang Romawi menguasai banyak Negara di Eropa. Kekuasaan Romawi sampai Belanda, Inggris, Prancis, Jerman, dan lain- lain. Tradisi libur di hari Minggu kemudian diterapkan di Negara- Negara jajahan Romawi.Termasuk Negara Belanda. Negara Belanda kemudian menjajah Indonesia selama 350 tahun. Orang- orang Belanda di Indonesia menerapkan tradisi libur di hari Minggu.

Sampai sekarang, tradisi libur di hari Minggu masih dipakai di Indonesia. Alasannya, selama 6 hari orang sudah bekerja keras dan perlu libur. Pemerintah Indonesia menetapkan hari Minggu sebagai libur Nasional. Kalender Indonesia juga mewarnai hari libur lainnya dengan warna merah. Tradisi libur di hari Minggu tetap dipakai di banyak Negara sampai sekarang. Termasuk juga menandai tanggal- tanggal penting dengan warna merah..
Sumber :
Posted by Ashari Riski
Powered by Blogger.

Popular Post

SMS GRATIS


- Copyright © riski ashari -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -